Monday, May 6, 2013

"Hijab is my life" with ka' Oki setiana dewi


Alhamdulillah walaupun beberapa hari sebelumnya itu sering hujan tapi ternyata langit di hari jumat yang Allah berkahi ini cerah. Panggung pun sudah siap dan ditata dengan apik oleh kru dari Pak Asep Resto J (syukron pak). Lalu lagu pun sudah dimainkan yaitu lagu yang dinyanyikan oleh salah satu pembicara kita yang terkenal yaitu Mbak Oki Setiana Dewi dengan judul “Hijab I’m in Love”. Tepat pukul 08.30 acara dimulai oleh 2 MC dari tholibah SMP dan SMA yang cantik-cantik Arum dan Sherina. Selanjutnya tilawah dari
 Afifah Nabilah serta sari tilawah oleh Nurul Bashirah dan membacakan Surat An-Nuur ayat 31. “dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanyaSelanjutnya adalah penampilan dari Tim Nasyid Tholibah kelas X dengan menampilkan 3 lagu, yang salah satu judulnya adalah “mengejar matahari” yang mendapatkan sambutan meriah dari peserta yang datang.Setelah penampilan dari tholibah, selanjutnya ada sambutan dari Manager Pemberdayaan Perempuan NFBS Lembang, Isma Aida Lc.
Setelah sambutan dari Ibu Isma, dilanjutkan ke acara inti. Yaitu Talkshow “Hijab is My Life!!!” yang dimoderatori oleh Ustadzah Siti Aisyah. Diawali dengan pembacaan CV kedua pembicara yang subhanallah panjang dan berprestasi. Lalu kedua pembicara pun naik ke atas panggung dan bersiap-siap untuk berbicara.Pembahasan pertama adalah mengenai Jilbab dalam pandangan syariah, aqidah serta akhlak yang dijelaskan oleh ibu Isma Aida Lc. Di awali dengan pengertian Hijab secara bahasa, maupun secara istilah, dalil-dalilnya, syarat-syaratnya, manfaat,dan diakhiri dengan balasan bagi wanita yang tidak berhijab.Setelah diakhirinya pembahasan dari Ibu Isma Aida, pembahasan selanjutnya diisi oleh Mbak Oki Setiana Dewi yang mengenai pengalamannya berhijab, bagaimana caranya istiqomah berhijab walaupun dalam lingkungan yang heterogen.Pembahasan ini diawali dengan kisah masa kecil Mbak Oki yang cantik dan suka “Mejeng”, dan mengakui bakat narsis sudah dari kecil dan ternyata keinginan menjadi artis itu sudah ada sejak kecil. Lalu cerita berlanjut ketika ibunya terkena penyakit kulit, yang saya lupa namanya karena sulit diingat dalam waktu sekali hehe, dari situ ternyata timbul hidayah untuk memakai hijab.  Cerita pun berlanjut sesaat sebelum casting KCB. Ternyata keinginan menjadi artis sejak kecil itu masih ada walaupun sempat pupus karena tahu jarang ada artis yang bisa sukses ketika dia berhijab. Tapi Allah punya skenario lain, ketika seorang hambaNya melaksanakan sesuatu karena ingin lebih dekat padaNya, Allah justru mendekatkannya pada impiannya. Ya,, akhirnya mbak Oki pun lulus casting dan menjadi pemeran utama yaitu Ana Althafunnisa. Dan Allah tidak berhenti sampai situ untuk membantu mewujudkan keinginan seorang hambaNya dan pada Indonesian Movie Award 2010 mbak OKI meraih penghargaan sebagai Aktris Pendatang Baru Wanita terbaik Indonesia dan Aktris pendatang baru wanita Terfavorit.Dan ternyata perjuangan tidak berhenti sampai situ. Perjuangan selanjutnya adalah keistiqomahan tersebut. Mbak Oki tidak menampik bahwa kerja di dunia yang heterogen ini pasti ada konfliknya. Ketika awal masuk menjadi seorang aktris, banyak yang mencibir beliau dari penampilan (maklum masih gaaya mahasiswa banget lah hehe). Bahkan pernah ketika itu akan ada sesi pemotretan, dan ternyata baju yang dipakai pada sesi pemotretan itu idak sesuai dengan idealitas pandangan mbak Oki. Karena pada saat itu masih baru dan belum ada power akhirnya idealitas itu terkalahkan. Dan seiring berjalannya waktu mbak Oki pun memiliki power untuk mengungkapkan jati dirinya sebagai muslimah yaitu berhijab secara syar’i. sehingga pada akhirnya bukan orang lain yang mengatur mbak Oki, tapi Mbak Oki lah yang mengatur penampilannya. Sehingga ketika ada yang mau mendesain bajunya sudah tahu criteria busana mbak Oki seperti apa. Makanya di akhir kata
Maka ketika menjadi seorang muslimah harus memiliki Kekuatan agar orang lain tidak bisa mengatur kita.”
Ya setelah itu, dilanjutkan sesi pertanyaan. Dan tanggapan peserta sangat antusias,,





No comments:

Post a Comment